Beberapa Ilmuwan Muslim Di Bidang Pertanian

2009 Oktober 26

Kemajuan pertanian di wilayah islam termasuk di Spanyol tentu tak lepas dari kontribusi ahli pertanian muslim. Mereka menyumbangkan pemikiran-pemikirannya dalam buku-buku tentang pertanian. Karya mereka menjadi panduan dalam pengembangan pertanian kala itu.

Abul Khoir, seorang ahli pertanian di Spanyol pada abad ke-12, misalnya, menulis kitab Al-Filaha yang berisi tentang hal ihwal pertanian. dalam kitabnya itu, ia menuliskan empat cara untuk menampung air hujan dan membuat perairan buatan. read more…

Dunia Islam dan Tumbuhan

2009 Oktober 26

Ajaran agama untuk menggali ilmu pengetahuan telah mendorong kaum muslimin untuk mengenal banyak ilmu. Termasuk, ilmu pengobatan yang menggunakan tumbuhan.

Ketertarikan pada tumbuhan tak hanya melahirkan ahli pengobatan herbal. Namun, juga melahirkan perkembangan menakjubkan di bidang pertanian. Termasuk  teknik baru dalam mengembangkan tanaman, bahkan pembangunan bendungan dan sarana irigasi. read more…

Menengok Peran Umat Islam Dalam Revolusi Pertanian

2009 Oktober 23

Negeri-negeri islam berkembang pesat dan memiliki masyarakat makmur dari hasil pertanian.

Lahan pertanian telah lama menjadi karib umat islam. Dalam konteks ini, umat islam tak sekedar mengolah lahan. Namun, mereka juga mengenalkan sistem dan cara pengolahan pertanian secara lebih modern. Termasuk cara tanam dan penggunaan irigasi.

Bahkan, pada awal abad ke-9, sistem pertanian menjadi pusat kehidupan ekonomi dan organisasi di negeri-negeri muslim. Pertanian di Timur Dekat, Afrika Utara, dan Spanyol, didukung sistem pertanian yang maju. read more…

Permisalan Seorang Mukmin Adalah Seperti Pohon Kurma

2009 Oktober 20

pohon kurmaDalam sebuah hadits yang diriwayat kan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim dari sahabat Ibnu Umar rodhiyallohu anhu  dia berkata: Tatkala Rosululloh sedang berada diantara kami , beliau bersabda: “Kabarkanlah sebuah pohon yang mirip dengan seorang mukmin?”  Dalam riwayat lain Ibnu Umar rodhiyallohu ‘anhu berkata: Saya berada bersama Rosululloh , waktu itu Nabi sedang memakan Jummar  (Jantung Pohon Kurma) tiba-tiba Rosululloh shollalohu ‘alaihi wa sallam berkata: “Dari bermacam-macam pohon ada sebuah pohon yang seperti seorang mukmin “ dalam riwayat yang lain “ Sesungguhnya dari bermacam-macam pohon ada sebuah pohon yang berkahnya seperti berkahnya seorang mukmin “ “kabarkanlah pohon apa itu?” read more…

Kisah Para Pemilik Kebun Yang Gagal Panen

2009 Oktober 15

kebun terbakarPendahuluan

Sesungguhnya ketamakan terhadap harta tidak akan membawa kepada kesuksesan sejati malahan akan mengantarkan kepada kegagalan di dunia dan akhirat. Ambisi besar untuk mengusai seluruh harta kita tanpa keinginan untuk berbagi dengan orang-orang dalam keadaan kekurangan akan menjadi batu sandungan yang menjerembabkannya kejurang kegagalan terutama bagi seorang muslim.

Teks Kisah Dalam Al-Qur’an

Ini adalah sebuah kisah dalam Al-Qur’an surat Al-Qolam ayat 17-33. Alloh subhanahu wa ta’alla berfirman yang artinya: read more…

Ihyaul Mawat: Ayo Tanami Lahan Tidur dan Lahan Kosong

2009 Oktober 13

lahan kosongDiantara perhatian islam untuk memakmurkan bumi ini adalah berupa anjuran untuk memakmurkan tanah yang mati, tanah yang tak bertuan dan tidak produktif, baik untuk pertanian ataupun untuk kegiatan lainnya. Dan dalam masalah ini ada beberapa hadits yang berhasil saya dapatkan untuk disebutkan pada kesempatan ini.

Dalam ajaran islam pemanfaatan lahan atau tanah yang mati, tidak bertuan dan tidak produktif ini disebut ihyaul mawat. Definisi ihyaul mawat adalah seorang muslim pergi ke tanah yang tidak dimiliki siapa pun kemudian memakmurkannya dengan menanam pohon di dalamnya, atau membangun rumah di atasnya, atau menggali sumur untuk dirinya dan menjadi milik pribadinya. read more…

Urwah bin Zubair rohimahulloh, Buah Di Kebunnya Bebas Dinikmati Oleh Siapa Saja .

2009 Oktober 2

kebun jeruk Urw ah bin Zubair adalah seorang yang ringan tangan, longgar dan dermawan. Di antara bukti kedermawanannya itu adalah ketika beliau memiliki sebidang kebun yang luas di Madinah dengan air sumurnya yang tawar, pepohonan yang rindang serta buahnya yang lebat. Beliau memasang pagar yang mengelilinginya untuk menjaga kerusakannya dari binatang-binatang dan anak-anak yang usil. Hingga tatkala buahnya telah masak dan membangkitkan selera bagi yang memandangnya, dibukalah beberapa pintu sebagai jalan masuk bagi siapa pun yang menghendakinya. read more…

Abu Tholhah, “Petani Yang Menginfakkan Kebun Yang Paling Dia Cintai”

2009 Oktober 2

sawah21Lahan pertanian  merupakan aset yang sangat berharga dan penting bagi seorang petani. Dengan adanya lahan, petani bisa menanam tanamannya. Dan apabila seorang petani mempunyai beberapa kebun/lahan pertanian tentunya dia akan mempunyai sebuah kebun/lahan pertanian yang paling dia favoritkan, kebun yang paling dia sukai dan senangi.

Lalu apabila seorang petani diminta untuk memberikan kebun yang merupakan asetnya tentunya dia akan merasa berat hati untuk memberikan. Rasa berat hati itu akan bertambah lagi jika kebun itu adalah harta/kebun yang sangat dia cintai.

Namun rasa berat hati tidaklah ada pada seorang sahabat bernama Abu Thalhah rodhiyallohu ‘anhu. Dalam sebuah hadits yang bersumber dari sahabat Anas bin Malik rodhiyallohu ‘anhu dia menceritakan: read more…

Dan Abu Jahal Pun Dikalahkan Oleh 2 Anak Petani

2009 September 3

badarPetani secara umum adalah warga sipil yang biasa bekerja di sawah atau ladangnya dengan menggunakan alat-alat pertanian seperti cangkul, arit dan yang semisalnya. Petani secara umum bukanlah termasuk anggota militer yang sudah terbiasa di medan perang. Petani tidaklah mempunyai keahlian dasar berperang seperti mempergunakan senjata maupun  dasar beladiri yang baik.

Lalu bagaimanakah perasaan seorang panglima perang atau Jenderal yang dikalahkan dalam peperangan oleh petani tentunya dia akan merasa terhina karena itu sesuatu yang memalukan. Dia akan lebih suka dikalahkan oleh seorang prajurit atau anggota militer apalagi kalau dikalahkan oleh seorang panglima perang atau jenderal seperti dirinya tentunya itu sebuah hal yang wajar bahkan mungkin membanggakan.

Tetapi begitulah yang terjadi pada Abu Jahal yang dijuluki “Fir’aunnya ummat ini” yang sombong dan merasa dirinya tinggi dan mulia semasa hidupnya. Alloh azza wa jalla telah menghinakan Abu Jahal dalam Perang Badr, dia dikalahkan oleh 2 anak kecil, anak-anak dari keluarga petani. read more…

Kisah Petani Bersama Muadz Bin Jabal Rodhiyallohu ‘Anhu

2008 Juni 12

jamaahDalam kitab-kitab hadits disebutkam tentang kisah mengenai seorang petani yang bekerja menyirami tanaman kurmanya menggunakan unta pada siang harinya. Tentunya pada malam harinya dia merasa kelelahan dan tidak mampu sholat berjama’ah dengan rokaat yang panjang.

Sebagaimana biasanya dia sholat bersama Muadz bin Jabal rodhiyallohu ‘anhu karena dia termasuk anggota kaumnya Muadz.

Muadz biasanya sholat ‘isya bersama Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam kemudian dia pulang menuju kaumnya dan mengimami mereka sholat isya-.
Pada suatu malam dia sholat isya bersama Muadz, dan Muadz pada waktu itu pada rokaat pertama membaca surat Al-Baqoroh sehingga petani tersebut memutuskan sholatnya bersama Muadz dan sholat sendirian. Sikapnya ini menjadi polemik antara dirinya, kaumnya dan Mu’adz.Maka dia melaporkan kejadian tersebut, dan Rosululloh malah marah kepada Mu’adz dan menyuruh dia memperhatikan keadaan makmumnya.

read more…