Skip to content

14. PETANI RUMAHAN: BUDIDAYA KANGKUNG

10 November 2011

Bismillah

menanam kangkung dihalaman rumah

menanam kangkung dihalaman rumah

Kali ini saya akan menampilkan dan menceritakan pengalaman menanam kangkung di halaman rumah, sayangnya rumah yang saya tempati sekarang semua terasnya sudah diplester/disemen jadi tidak bisa ditanami. Tetapi rupanya masih ada lahan tersisa yaitu tepatnya di atas pagar depan rumah. Pagar depan rumah dibangun  dengan bagian atas seperti tampak pada foto dibawah ini. Sengaja digunakan untuk lahan menanam tanaman.

Bagian atas Pagar yang dijadikan Lahan
Bagian atas Pagar yang dijadikan Lahan

Dengan bangunan pagar seperti ini, maka bagian atas pagar masih bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman. Semula digunakan untuk menanam tanaman hias dan bunga. Tetapi menurut saya lebih bermanfaat ditanam sayuran saja karena bisa dipanen dan dimasak tanpa mengurangi nilai keindahan.

Saya memilih menanam kangkung darat ini karena simpel proses budidayanya, tinggal disebar dilahan, insyaallah tumbuh dan bisa dipanen. Masalah benih kebetulan karena saya jualan benih jadi tidak menjadi problem. Tinggal ambil saja satu bungkus barang dagangan. Inilah benih yang saya gunakan..

Benih Kangkung Darat
Benih Kangkung Darat

Biasanya saya jual benih diatas Rp 1000,00 per bungkus isi berkisar 100-200 biji,tapi karena lahan yang tersedia terbatas jadi hanya saya ambil sekitar 20-30 biji saja biar tidak terlalu rapat jarak tanamnya. Karena lahan juga sudah ditanami bawang merah sebelumnya. Jadi saya bermaksud melakukan tumpang sari dengan memaksimalkan lahan dengan banyak tanaman. Intensifikasi pertanian itu kan istilahnya. Adapun pada saat itu Bawang merah baru tumbuh 2 siung dari 20 siung yang ditanam

Tumpang sari antara bawang merah dengan kangkung
Tumpang sari antara bawang merah dengan kangkung

Setelah satu minggu (8 HST) benih sudah mulai ada yang berkecambah, tapi belum terlihat pada foto berikut. Yang terlihat adalah tanaman bawang merah yang sudah hampir tumbuh semua..

kangkung setelah 8 hari setelah tanam
kangkung setelah 8 hari setelah tanam

Pada tanggal 28 Agustus 2011 berarti 18 HST atau hampir 3 minggu tanaman kangkung sudah tumbuh dengan baik sebagai mana foto dibawah ini.. Kemudian tanaman disiram dengan sebaik-baiknya karena akan ditinggal mudik pulang kampung selama 10 hari,sebenarnya agak khawatir juga karena sedang musim kemarau dan banyak terjadi kekeringan di berbagai daerah di Indonesia..

18 hari setelah tanam
18 hari setelah tanam

Sepulang dari mudik tanggal 8 September 2011 atau 29 HST, Alhamdulillah tanaman kangkung dan bawang merah masih hidup walaupun selama 10 hari ditinggal tidak turun hujan. Kemudian segera disiram karena sudah kering sekali tanahnya..

Kelanjutannya bisa dibaca disini

About these ads
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 34 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: