Skip to content

26. ABU THOLHAH RODHIYALLOHU ‘ANHU, KEBUN TERCINTA PUN DI INFAQ KAN

2 Oktober 2009

Lahan pertanian  merupakan aset yang sangat berharga dan penting bagi seorang petani. Dengan adanya lahan, petani bisa menanam tanamannya. Dan apabila seorang petani mempunyai beberapa kebun/lahan pertanian tentunya dia akan mempunyai sebuah kebun/lahan pertanian yang paling dia favoritkan, kebun yang paling dia sukai dan senangi.

Lalu apabila seorang petani diminta untuk memberikan kebun yang merupakan asetnya tentunya dia akan merasa berat hati untuk memberikan. Rasa berat hati itu akan bertambah lagi jika kebun itu adalah harta/kebun yang sangat dia cintai.

Namun rasa berat hati tidaklah ada pada seorang sahabat bernama Abu Thalhah rodhiyallohu ‘anhu. Dalam sebuah hadits yang bersumber dari sahabat Anas bin Malik rodhiyallohu ‘anhu dia menceritakan:Abu Thalhah rodhiyallohu ‘anhu adalah orang anshar yang paling banyak  pohon kurma di Madinah. Harta yang paling dicintainya adalah kebun Bairaha’ yang menghadap (dekat) masjid. Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam sering masuk kebun itu dan minum air bersih yang berada di dalamnya. Anas berkata, “Ketika turun ayat ini, ‘Sekali-kali kamu tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.’ Abu Thalhah menghadap Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam dan berkata, “Ya Rosululloh, sesungguhnya Alloh subhanahu wa ta’ala menurunkan ayat ini kepadamu: ‘Sekali-kali kamu tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.’ Dan bahwasanya kekayaanku yang paling aku cintai adalah kebun Bairaha’, dan kebun itu aku sedekahkan karena Alloh subhanahu wa ta’ala dan aku mengharap kebajikan dan simpanan yang baik di sisi Alloh subhanahu wa ta’ala. Oleh karena itu pergunakanlah ya Rosululloh, sesuai dengan petunjuk Alloh yang diberikan kepadamu. Maka Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bagus, itu adalah investasi  yang menguntungkan, itulah investasi yang menguntungkan. Aku telah mendengar apa yang kamu katakan tadi, dan aku berpendapat, hendaklah engkau membagikan kepada kepada sanak kerabat.” Maka Abu Thalhah berkata, “Aku akan kerjakan, ya Rosululloh.” Kemudian Abu Thalhah membagi-bagikan kebun itu kepada sanak kerabat dan keponakan-keponakannya.

Subhanalloh!! Ini ada adalah kisah yang luar biasa. Kisah yang sangat sulit dijumpai pada saat sekarang ini. Kisah yang membuktikan orang yang lebih mengutamakan kehidupan Akhirat daripada dunia.

Kisah ini menunjukkan bahwa infak yang paling utama adalah dengan menggunakan kekayaan yang paling baik dan paling dicintai oleh seorang hamba.

Dalam kisah ini juga menunjukkan kesegeraan para sahabat nabi dalam memenuhi perintah Alloh untuk mencapai tingkatan yang dicintai Alloh dan rasul-Nya.

Pelajaran lainnya dari hadits ini adalah bahwa orang yang lebih berhak mendapatkan perbuatan baik adalah keluarga dan karib kerabat.

Kisah ini juga menunjukkan keutamaan dan kedermawanan  Abu Thalhah rodhiyallohu ‘anhu.

Sesungguhnya  Harta kekayaan yang dipersembahkan kehadapan Rabbnya untuk suatu hari yang tidak bermanfaat lagi harta dan anak-anak merupakan investasi yang menguntungkan dan perdagangan yang tidak akan merugi, Karena Firman Alloh subhanahu wa ta’ala:

“Apa yang ada sisimu akan lenyap, dan apa yang ada pada sisi Alloh adalah kekal.” (QS. An Nahl : 96)

2 Komentar leave one →
  1. 10 Maret 2010 10:49 am

    Kisah inspiratif yang sungguh luar biasa…patut diteladani…Amat jarang bahkan langka terjadi di masa sekarang ini. Amin

  2. m.iqbal permalink
    18 Juli 2010 9:10 am

    ahsan. syukron katsir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: